Palangka Raya, JURNALBORNEO.co.id- Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Subandi mengatakan, perencanaan pembangunan untuk tahun 2027 diharapkan mampu mengakomodasi dua sumber utama perencanaan.
“Pertama, aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota,” katanya di Palangka Raya, Senin (9/2/26).
Kemudian ia menyebut, perencanaan pembangunan juga harus memuat pokok-pokok pikiran DPRD yang berasal dari hasil reses anggota dewan.
Ia menjelaskan, dengan mekanisme tersebut, perencanaan pembangunan dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat. Meski demikian, Subandi mengingatkan jumlah usulan yang dapat direalisasikan tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Minimal dalam proses penyusunan, usulan DPRD hasil reses sudah diakomodasi dalam pokok-pokok pikiran,” ucapnya.
Dia menekankan, Musrenbang di tingkat kelurahan berperan penting dalam memilah berbagai usulan masyarakat.Tim






