Kemarau Tiba, DPRD Barut Ingatkan Bahaya Pembakaran Lahan

2 Min Read
Taufik Nugraha

MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring memasuki musim kemarau.

Menurut Taufik, kondisi cuaca yang panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada lahan dan vegetasi yang mengalami kekeringan.

Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, termasuk membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada selama musim kemarau. Jangan melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, karena api bisa dengan mudah menjalar dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” ujar H. Taufik Nugraha, Sabtu (8/8/2026) di Muara Teweh.

Pencegahan Butuh Peran Masyarakat

Taufik mengatakan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi juga memerlukan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ia meminta warga yang hendak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara yang aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran, terutama ketika kondisi lahan sedang kering.

Menurutnya, penggunaan api untuk membersihkan lahan dapat menjadi sulit dikendalikan apabila kondisi cuaca dan lingkungan mendukung penyebaran api.

“Jangan sampai karena ingin cepat membersihkan lahan kemudian dilakukan dengan cara membakar. Dalam kondisi kemarau, api bisa sulit dikendalikan dan akhirnya merugikan diri sendiri maupun masyarakat sekitar,” katanya.

Selain menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, Taufik juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan.

Menurutnya, informasi yang disampaikan sejak dini akan membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat sehingga potensi penyebaran api dapat diminimalkan.

Ia berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan karhutla terus meningkat selama musim kemarau.

“Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan titik api,” ujarnya.

Dengan kewaspadaan dan partisipasi masyarakat, Taufik berharap potensi karhutla di Kabupaten Barito Utara dapat ditekan dan kondisi lingkungan tetap aman selama musim kemarau. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *