MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja dan Monitoring Evaluasi (Raker Monev) yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara di Kecamatan Gunung Purei sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.
Apresiasi tersebut disampaikan Naruk Saritani di Muara Teweh, Sabtu (9/5/2026), menanggapi kegiatan yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, bersama koordinator wilayah (Korwil), pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dewan guru se-Kecamatan Gunung Purei.
Menurutnya, pelaksanaan Raker Monev secara langsung di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk mengetahui kondisi riil dunia pendidikan, terutama di daerah yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas seperti Gunung Purei.
“Kami di Komisi I DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi kegiatan Raker dan Monev ini. Ini langkah konkret untuk melihat langsung persoalan pendidikan di lapangan,” ujar Naruk Saritani.
Ia menilai fokus Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas pemerataan akses pendidikan, serta memperkuat kapasitas guru dan pengawas merupakan langkah yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan di wilayah pedalaman.
Menurut Naruk, hasil monitoring dan evaluasi tersebut harus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah, guru, dan peserta didik.
“Kami berharap hasil Raker Monev ini benar-benar ditindaklanjuti dengan program nyata di lapangan, terutama untuk peningkatan kualitas guru dan fasilitas sekolah,” katanya.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi meski menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan akses di daerah terpencil.
“Guru di daerah terpencil adalah garda terdepan pendidikan. Mereka harus terus didukung agar tetap semangat dalam mendidik anak-anak,” tegasnya.
Naruk menambahkan, DPRD Barito Utara melalui Komisi I akan terus mendukung program-program peningkatan mutu pendidikan, termasuk penguatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah pelosok.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. (Red)
