Legislator Apresiasi Gerak Cepat Tim Gabungan Tangani Karhutla

3 Min Read
Anggota DPRD Barut, Bina Husada

MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Bina Husada, mengapresiasi gerak cepat tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara, Sabtu (8/8/2026).

Respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni dan unsur terkait dinilai penting untuk mencegah api meluas, terutama di tengah kondisi yang meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman di sejumlah titik. Upaya seperti ini sangat penting agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” kata Bina Husada, Minggu (9/8/2026).

Berdasarkan laporan BPBD yang diterima, penanganan karhutla dilakukan di Desa Hajak Simpang Batu Bara, Kecamatan Teweh Baru; Jalan Moek Lintas Lemo-Bangdep dan Desa Trahean; serta Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan.

Dari penanganan di sejumlah lokasi tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5,06 hektare.

Beberapa titik berhasil dipadamkan, sementara penanganan di Desa Trahean sempat menghadapi kendala akses dan kondisi asap yang pekat sehingga upaya pemadaman perlu dilanjutkan.

Bina Husada menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla.

Menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kita tentu berharap seluruh titik api dapat segera ditangani. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana mencegah munculnya titik api baru. Masyarakat harus ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” ujarnya.

Perkuat Koordinasi dan Peralatan

Bina Husada mendorong koordinasi antara BPBD, MPA, Manggala Agni, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat terus diperkuat.

Menurutnya, koordinasi yang baik akan membantu mempercepat penyampaian informasi mengenai titik api sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh tim di lapangan.

Selain personel, ia juga menilai kesiapan sarana dan prasarana pemadaman menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penanganan karhutla.

Karena itu, kendaraan pemadam, pompa, selang, pasokan air serta berbagai peralatan pendukung lainnya perlu dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

“Kecepatan informasi dan kesiapan peralatan sangat menentukan. Begitu ada laporan, tim bisa langsung bergerak sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas,” katanya.

Warga Diminta Waspada

Selain penanganan di lapangan, Bina Husada mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi lahan kering.

Ia meminta warga menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi karhutla.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi awal sangat penting karena penanganan sedini mungkin dapat membantu mencegah kebakaran meluas.

Bina Husada berharap sinergi antara pemerintah, petugas, dunia usaha dan masyarakat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan maupun penanganan karhutla di Kabupaten Barito Utara dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *