DPRD Apresiasi Penurunan Pengangguran Barito Utara, Patih Herman Minta Program Terus Dikembangkan

3 Min Read
Anggota DPRD Barito UJtara, Patih Herman AB

MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Kabupaten Barito Utara kembali mendapat perhatian di tingkat nasional setelah masuk dalam nominasi daerah berprestasi dalam penurunan angka pengangguran.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Barito Utara. Namun, lembaga legislatif daerah itu mengingatkan agar prestasi yang telah diraih tidak membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri.

Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menilai masuknya Barito Utara dalam nominasi nasional merupakan indikator bahwa berbagai kebijakan dan program ketenagakerjaan yang selama ini dijalankan telah memberikan hasil positif.

“Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Masuknya Barito Utara dalam nominasi nasional menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan sudah berada di jalur yang tepat,” ujar Patih Herman di Muara Teweh, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, penurunan angka pengangguran tidak dapat dicapai hanya melalui satu program. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta masyarakat dalam membuka dan memperluas kesempatan kerja.

“Kolaborasi yang baik harus terus dipertahankan. Ini menjadi fondasi penting dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Politisi yang akrab disapa Athink itu juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat program peningkatan kompetensi tenaga kerja. Pelatihan kerja, pemagangan, sertifikasi kompetensi, hingga program yang mampu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dinilai perlu diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci agar masyarakat Barito Utara tidak hanya mampu mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memiliki daya saing di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja.

Selain penguatan program, Patih Herman menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan. Setiap program harus dipastikan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan dan menghasilkan dampak nyata.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak cepat berpuas diri, tetapi terus melakukan inovasi dan evaluasi agar capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tegasnya.

Ia menilai tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang konsisten merupakan modal positif bagi Barito Utara untuk terus memperkuat pembangunan sektor ketenagakerjaan.

DPRD Barito Utara pun optimistis, dengan mempertahankan kolaborasi dan memperkuat berbagai program peningkatan kompetensi serta penciptaan lapangan kerja, daerah tersebut berpeluang menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di tingkat nasional.

“Yang terpenting bukan hanya mendapatkan penghargaan atau nominasi, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya melalui bertambahnya kesempatan kerja dan meningkatnya kesejahteraan,” pungkas Patih Herman. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *