Kabut Asap Ganggu Aktivitas, Gun Sriwitanto Dorong Langkah Antisipasi

3 Min Read
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Gun Sriwitanto

MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Gun Sriwitanto, meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama seluruh elemen masyarakat segera mengambil langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gun Sriwitanto saat ditemui di Gedung DPRD Barito Utara, Kamis (20/8/2026). Ia mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker sebagai salah satu langkah untuk mengurangi paparan kabut asap.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama organisasi-organisasi dan seluruh elemen masyarakat mari kita bergandengan tangan untuk membantu masyarakat, salah satunya melalui pembagian masker,” ujar Gun.

Menurutnya, kondisi kabut asap yang mulai mengganggu aktivitas perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah, kata dia, perlu mengambil langkah yang dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut.

Ia juga meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan mempertimbangkan kondisi udara dalam menentukan aktivitas belajar mengajar di sekolah, terutama apabila kualitas udara memburuk.

“Untuk anak-anak sekolah, kalau memungkinkan dan sudah ada aturannya, silakan untuk bisa diliburkan,” katanya.

Menurut Gun, perlindungan terhadap peserta didik perlu menjadi perhatian karena aktivitas sekolah melibatkan anak-anak yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap.

Selain penanganan dampak, Gun juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran apabila pembukaan lahan dilakukan dengan cara membakar.

“Memang saat musim kemarau seperti sekarang ini tidak luput dari kegiatan masyarakat, khususnya para petani atau pekebun yang membutuhkan pembukaan lahan untuk kegiatan bercocok tanam. Namun kami mengimbau agar tidak membakar hutan dan lahan,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat serta seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, pencegahan sejak awal menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko meluasnya kebakaran yang dapat memperburuk kondisi kabut asap di Barito Utara maupun wilayah Kalimantan Tengah secara umum.

Gun berharap kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan terus ditingkatkan, disertai langkah pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat selama kondisi kabut asap berlangsung.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga masyarakat dan mencegah agar kondisi ini tidak semakin parah,” pungkasnya. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *